Sekejap di Kota Gorontalo

Bila pembaca membuka google.com kemudian melakukan pencarian dengan mengetik "Saronde" pada kotak pencarian, maka pembaca akan menemukan hasil pencarian berupa foto dan jejaring situs yang memunculkan gambar pemandangan sebuah pulau yang dikelilingi oleh laut indah. Nah, itu yang saya temukan. Bila kita mengulik lebih jauh lagi, ternyata gambar pulau yang ada di hasil pencarian tersebut merupakan pulau yang terletak di kawasan kabupaten Gorontalo. Jadi Saronde ini merupakan kebanggaan bagi Gorontalo.

Pemandangan Kota Gorontalo dari Lantai 7 Hotel Maqna


Pada bulan April 2017, saya berkesempatan mengunjungi kota di utara pulau Sulawesi ini. Karena ada sebuah event yang diadakan oleh Dinas Provinsi di Gorontalo, saya berjodoh untuk melihat kota Gorontalo dari dekat. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam dari Bandar Udara Djalaluddin, saya dan rombongan tiba di sebuah hotel di tengah kota Gorontalo. Namanya hotel Maqna. Lokasi hotel bertetangga dengan mall disana.

Pemandangan Kota Gorontalo dari Lantai 7 Hotel Maqna
Pada suatu malam setelah acara yang diselenggarakan usai, saya dan rombongan mencoba berkeliling kawasan sekitaran hotel. Terbatasnya waktu menjadi "sandungan" bagi kami bila ingin menjelajah kota Gorontalo. Ya begitulah bila kita menghadiri sebuah acara karena tujuan utamanya adalah bekerja. Berbeda halnya bila kita memang melakukan perjalanan yang memang tujuan utamanya adalah jalan-jalan.

Mampir Malam Itu
Demi kesempatan yang diberikan, pada malam itu saya dan rombongan berkeliling dan menemukan sebuah toko oleh-oleh khas Gorontalo. Namanya seperti pulau yang saya sebutkan diawal cerita: SARONDE. Yang jadi unggulan dari toko ini adalah pia saronde. Pia? Ya. Saya kira sebelumnya pia itu khas dan cuma ada di Jawa. Ternyata di Gorontalo pun ada.

Salah Satu Kemasan Kopi Pinogu
Sebenarnya sih, yang khas dari Gorontalo itu adalah kopi pinogu. Untungnya di toko ini juga menjual kopi pinogu yang sudah dikemas sedemikian rupa sehingga menarik bentuk dan kemasannya. Boleh saya nilai kopi pinogu ini benar-benar nikmat! Sementara untuk pia sarondenya biasa saja.


Sewaktu antri untuk membayar di kasir, saya sempat melirik songkok khas Gorontalo. Tapi saya mengurungkan niat karena harganya mihil banget sodara-sodara! Jadilah saya hanya membeli beberapa kotak pia dan 2 bungkus kopi pinogu yang kemasannya berwarna hitam dengan garis-garis warna magenta.

Yang amat disayangkan dari perjalanan ke Gorontalo ini adalah saya tidak sempat untuk mengunjungi daerah andalan Gorontalo: danau Limboto. Saya juga tidak sempat mencoba kendaraan khas Gorontalo yang bentuknya menyerupai helicak dan disini dinamakan Betor (Becak Motor). Pembaca ada yang dari Gorontalo?

Kue-Kue Kering yang Ditawarkan di Toko Oleh-Oleh Saronde

Keripik Cadas (Keripik Pisang yang Dibumbui Pedas)



Betor, di Halaman Depan Toko Saronde

Comments