Jajan Wedang Ronde dan Sate Ayam di Jalan Sudirman, Salatiga

Menyambung cerita dari jalan-jalan malam di kota Salatiga, kami sempat berhenti disebuah lapak wedang ronde yang terletak ditrotoar persis disebelah kanan gerbang masuk hotel Le Beringin. Daripada sudah jalan dari ujung ke ujung tidak dapat apa-apa, jadilah kami memesan wedang ronde dan sate ayam.

Bahan-Bahan Pendukung Kelengkapan Wedang Ronde
Yuk Marii..
Wedang ronde disini komposisinya terdiri dari irisan kolang-kaling, kacang tanah, agar-agar, air jahe, dan ronde (bulatan semacam moci). Untuk semangkuk wedang ronde dihargai Rp.4.ooo saja. Kalau menurut teman-teman, wedang rondenya kurang pedas. Jadi pas diicip ya hangat dari jahenya kurang berbekas dilidah. Tapi saya pikir lumayan lah daripada sudah capek jalan gak ada yang diasup oleh badan.

Wedang Ronde Jalan Sudirman Salatiga
Sate Ayam
Lalu untuk satenya saya bilang ini agak unik. Bila di Jakarta kita ingin supaya saus kacangnya agak berasa pedas maka penjual menyediakan sambal untuk dicampur dengan saus kacangnya. Kalau di Salatiga, ketika kita ingin supaya saus kacangnya berasa agak pedas, penjual hanya menyediakan irisan cabai rawit. Pasti bakalan pedas deh saus kacang kita. Apalagi saat makan satenya secara tidak sengaja menggigit irisan cabainya, mak nyoooss.. Mengenai harganya kalau tidak salah Rp. 5.ooo untuk lima tusuk sate.

Lapak wedang ronde memang ramai dikunjungi oleh pembeli. Biasanya lapak-lapak ini berjualan dari sore hari hingga malam atau bahkan katanya ada yang berjualan sampai menjelang subuh. Kebanyakan pembeli adalah pendatang yang menginap di hotel Le Beringin.

Tetap semangat untuk jalan-jalan? Ikuti terus cerita jalan-jalan di mas Feb Jalan-Jalan.

Comments

...